Rabu, 14 September 2016

Siapa Bilang Jadi Pilot Itu Gampang?! (PART 1)


Halo guys, uda lama nih gw gak nulis di blog. Kenapa di post ini gw pakai bahasa "lo/gue"? Mungkin orang2 medan yang tau gw dari medan merasa kalau diri gw tuh sok. Tapi percaya lah karena gw uda kelamaan tinggal d jakarta dan bergaul sama temen2 yang asalnya juga dari sini jadi uda kebiasaan. Bisa di bilang selama 3 tahun belakangan lebih banyak menghabiskan waktu di pulau jawa dri pada sumatera. Jadi di postingan kali ini dan seterusnya gw bakal pakai bahasa begini. Harap d maklumin:)

Oke jadi begini ceritanya, di awal post gw uda ceritain tentang diri gw sampai alasan kenapa gw mau jadi pilot (meskipun gak mendetail alasannya). Dan gw juga uda pernah ngepost tentang kelulusan gw. Jadi para pembaca (kalau ada) tau kalau seorang ray alamsyah lulus dari flying schoolnya bulan desember dan mungkin ada yang berfikir sekarang uda kerja. Yah uda 9 bulan setelah kelulusan gw gak mungkin dong masih nganggur. Tapi percayalah sampai detik ini gw belum kerja. Sedih memang, tapi mau gmana lagi. 3x test di perusahaan penerbangan berbeda dan 3x juga gagal.

Sesuai judul tulisan kali ini "siapa bilang jadi pilot itu gampang?" Gw mau bahas tentang proses2 sebelum gw lulus dari flying school hingga tahapan2 saat mengikuti tes masuk kerja di airlines.

FLYING SCHOOL

Sebelum gw masuk flying school, pastinya ada persyaratan dan test yang harus d lalui.

Persyaratan di setiap flying school dan test yang harus di ikuti biasanya sama aja. Mungkin ada beberapa hal yang berbeda tetapi intinya sama aja. Gw bakal cerita proses penerimaan d sekolah gw. Sekolah gw ini sekolah swasta, memang gak terlalu terkenal seperti sekolah pilot negri seperti STPI atau LP3B. Bahkan mungkin gak terlalu terkenal juga di kalangan sekolah pilot swasta hahaha..gw gak mau sebut merk karena sekolah gw gak bayar buat d iklanin di sini (hahaha bercanda). Oke langsung aja..

1.Pendaftaran

Hal pertama yang di lakukan pasti pendaftaran. Biasanya sekolah minta persyaratan seperti ijazah, akte, dll (gw lupa).

2. Test

Di sekolah gw ada beberapa tes yang harus di ikuti.

a) Akademik. Di tes akademik ini di bagi menjadi 3 soal. Yaitu bahasa inggris, matematika dan mechanical comprehension. Pasti banyak yang bertanya tes terkahir itu tentang apa. Gw susah ngejelasinnya, intinya ini tes mirip2 psikotes tapi gak seribet psikotes biasanya dan gak bisa d samain juga dengan psikotes.

b) kesehatan. Nah di test kesehatan ini semua calon siswa pilot di wajibkan tes di lembaga yang khusus buat penerbangan atau di sebut Balai Kesehatan Penerbangan yang berada di kemayoran. Bukan juga calon siswa tapi yang sudah siswa ataupun pikot profesional harus tes di sini setahun sekali ataupun 6 bulan sekali tergantung kelasnya. Test kesehatan disini intinya sama aja dengan tes yang lain, bedanya balai kesehatan ini mengeluarkan medical certificate yang biasanya wajib di miliki seorang penerbang.

c) Psikotes. Nah psikotes yang saya ikuti itu selama 2 hari di LAKESPRA ( Lembaga Kesehatan Penerbangan Dan Antariksa) di daerah cawang. kalau gw gak salah nyebutin kepanjangannya yah, maklum uda lama juga semenjak terkahir kesana. Dan sama intinya, psikotes hari pertama itu sama aja seperti psikotes lainnya. Psikotes hari kedua itu materinya tentang penerbangan. 

d) Interview pertama. Di sini interviewnya si lakukan di kantor sekolah. Biasanya kepala sekolah dan Chief ground school ( bisa di bilang kepala bidang pendidikan bagian teori) pertanyaannya berbeda2 setiap orang yah. Kalau saya karena emang basicnya dari smk penerbangan. Jadi saya di tanya bagaimana pesawat bisa terbang dan selebihnya pertanyaan2 biasa tentang diri kita serta minat dan bakat.

e) Bakat Terbang. Nah disini bagian serunya. Tes bakat terbang yang di laksanakan di sekolah kami menggunakan pesawat asli. Ada juga sekolah lain yang hanya tes di simulator. Satu siswa biasanya 2x penerbangan selama masing2 1 jam. Jadi total durasi kita menjalani tes 2 jam. Tes ini d laksanakan berdua dengan instruktur. Kalau gw di penerbangan pertama dan kedua d suruh ngendaliin pesawat. Biasanya instruktur nyuruh kita buat belok ke kanan atau kekiri dengan cara di berikan intruksi sesuai derajat/ arahnya. Atau juga naik turun pesawatnya ke ketinggian yang di minta instruktur. Contoh " turn left heading 270 ada juga yang bilang "turn left heading west" nah gmana kita tau caranya? Biasanya sebelum terbang senior2 bakal ngajarin basicnya. Ada juga temen yang dapet unusual position di penerbangan  keduanya. Biasanya pesawatnya di kendalikan instrukturnya dengan cara yang ekstrim tapi safety untuk sekedar melihat reaksi kita. Buasanya kita d suruh bawa kantong plastik siapa tau muntah d atas..hahaha

f) interview kedua. Nah biasanya yang ikut ini siswa2 yang d nyatakan lulus dalam semua testnya. Bisa d bilang ini semacam pantuhir. Di interview ini kita bersama orang tua. Dan membahas tentang biaya sekolah serta menandatangani perjanjian antara pihak sekolah dan orang tua.

Setelah semua tes di ikuti dan dinyatakan lulus, selanjutnya adalah pengukuran seragam dan briefing. Setelah itu baru masuk ke asrama ( karena sekolah gw sintem asrama) dan d berikan perlengkapan2 lainnya. Seperti tablet (karena kita uda gak menggunakan buku yang pakai kertas lagi), flight computer, tas, dan lain lain.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar